Hello World

J'écris parce que j'aime lire

Tempat Wisata Baru yang Lagi Hits di Banjarnegara

Kalau boleh kasih nama sendiri, Banjarnegara adalah kota kecil yang kaya akan festival. Selain Dieng Culture Festival (DCF) yang udah dikenal seantero jagat, Banjarnegara juga punya Festival Jerami yang baru-baru ini dilakukan sebagai kritisi masyarakat lokal terhadap langkah pemerintah dalam menerapkan kebijakan impor beras. Selain itu, setau aku Banjarnegara juga punya Festival Serayu yang diadakan setiap tahun.

Nah, ada satu lagi nih acara yang akan digelar setiap tahun. Festival Budaya Kalilunjar merupakan suatu kegiatan yang digagas masyarakat Pokdarwis untuk mempromosikan potensi wisata di Desa Kalilunjar, Banjarmangu, Banjarnegara. Ini merupakan tahun kedua dan kata mas Agus, Tour Guide kami, akan diadakan di tahun-tahun selanjutnya.

gambar blogger banyumas

Pesta Budaya Desa Kalilunjar diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Desa Kalilunjar. Di dalam event itu, ada banyak acara yang dipersembahkan oleh warga sekitar, seperti Malam Seram, Gebyar Lampion, GEDOBO yang merupakan singkatan dari Gebyar Dolanan Bocah, Malam Tirakatan, Parade Gending, Obor Ambal Warsa, Mboyong Oyod Genggong, Pesta Pala, Ebeg, dan ditutup dengan Pagelaran Wayang.

Jujur aku salut dengan cara mereka menjaga budaya peninggalan leluhur. Ada ya, desa yang semua masyarakatnya ikut turun ke jalan, gotong royong bikin acara untuk melestarikan budaya mereka! Kalau aja gak diajak Pungky, aku gak akan tau kalau Banjarnegara ternyata ‘sekaya’ ini.

River Tubing

Selain kegigihan masyarakat buat melestarikan budaya mereka, jajaran Pokdarwis pun mengolah sumber daya alam yang mereka miliki untuk dipromosikan sebagai tempat wisata baru di Banjarnegara. Sesampainya di basecamp staff Bukit Asmara Situk, rombongan Blogger Bayumas diajak oleh mas Agus mencicipi keindahan alam sekitar dengan sebuah ban.

gambar river tubing
Credit Pic: Mbak Olip

Kami diajak ke desa tetangga untuk memulai petualangan pertama, River Tubing. Masyarakat Pokdarwis menawarkan wisata alam di Banjarnegara dengan cara yang berbeda. Sungai deras yang mereka miliki disulap menjadi arena River Tubing yang menantang dan menegangkan!

Katanya, pengunjung bisa mencoba River Tubing mulai dengan Rp 75.000,- per orang untuk jarak menengah. Lumayan, kami diajak go with the flow hampir dua jam dengan menempuh jarak 3 kilometer. Nggak perlu takut, meski dikelola secara gotong royong, perlengkapan Tubing yang dimiliki dijamin aman meski harus melewati jeram tajam yang menantang. Kami dilengkapi helm, arm and knee protection, ban super besar yang gak akan ngguling di jeram yang tajam, dan juga didampingi oleh pemandu yang selalu siap membuka jalan saat ada batu menghadang.

Yang paling epic adalah saat hampir sampai di garis finish. Ada sebuah bendungan setinggi 2 meter – dan kalau berani, kita lompat dari situ sebelum melanjutkan perjalanan.

Bukit Asmara Situk dan Bukit Jones

Selain River Tubing, Desa Kalilunjar juga memiliki tempat wisata baru yang lagi nge-hits di Banjarnegara. Tepat di depan kantor Balai Desa, ada sebuah objek wisata berupa bukit bernama Bukit Asmara Situk (BAS) yang tersambung ke Bukit Jones.

Kami diajak menjelajah Bukit Asmara Situk di pagi hari. Perjalanan menaiki anak tangga selama 15 menit pun ambyar karena pemandangan alam tertutup kabut. Padahal Bukit Asmara Situk punya selfie deck yang keren dan aman. Nggak jauh dari Bukit Asmara Situk, ternyata ada satu bukit lagi yang dinamakan Bukit Jones. Butuh waktu sekitar 10 menit untuk menyusuri kebun salak hingga akhirnya sampai di tempat ini.

gambar bukit jones

Bukit Jones juga punya selfie deck yang lucu. Walaupun namanya Bukit Jones, tapi kata Tour Guide kami jarang ada jones yang main kesini. Yang ada malah muda mudi yang haus selfie, soalnya tempatnya emang bagus dan masih alami. Cek aja IG-nya @bukit_asmara_situk sis!

Search Terms:

  • tempat wisata baru di banjarnegara

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *